Le Bridge Cafe Pantai Marina dan Bersepeda Keliling Ancol




Nggak kerasa udah penghujung taun. Kalo ngomongin soal penghujung tahun atau akhir taun, identik sama liburan. Dan akhir taun itu waktu yang paling tepat untuk di habiskan bareng keluarga. Sahabat Travellist udah tau mau kemana akhir taun ini? Kalau belum yuk, simak liburanku bareng keluarga ke Taman Impian Jaya Ancol, siapa tau bisa jadi inspirasi jalan-jalan sahabat travellist bareng keluarga di liburan akhir taun ini.

Rute perjalanan di mulai dari rumah tanteku yang ada di Cluster Kedaung, Tangerang, samping Bandara Soekarno Hatta. Perumahan tanteku ini bisa dibilang cukup berisik, bukan karena suara anak kecil yang lagi maen, atau tetangga sebelah yang nyetel musik dangdut, tapi karena suara pesawat yang mau mendarat ataupun lepas landas. Biasanya pesawat-pesawat bakal lewat tepat di atas atep rumah, yang kadang mengganggu koneksi internet. 

Balik lagi ke perjalanan ke Ancol. Jadi dari Rumah Tanteku ke Ancol, itu makan waktu kurleb satu jaman kalo nggak macet, kalo macet Wallahu a’lam, aku nggak tau bisa berapa lama. Di gerbang Ancol ada tiket masuk, kalo nggak salah satu kepala Rp. 25.000 dan kalo pake mobil tambah Rp 20.000 per mobilnya.

Pemandangan pertama yang bakal kita liat kalau masuk Ancol itu adalah pantainya. Pinggir pantai di dam dan di kasih batu-batu biar kalau ada ombak dia terhalang. Ada beberapa perahu yang parkir di tepian. Biasanya perahu ini akan menawarkan jasa untuk menyebrang ke pulau, dengan harga yang berpariasi, tergantung berapa banyak orang yang mau menyebrang dan sesuai dengan kesepakatan. Yang jelas harganya bisa ditawar.

Berjalan lebih dalam lagi, sahabat travellist akan menemukan banyak penjual sovenir dengan tokoh yang dibuat dari papan kayu. Sovenir yang ditawarna di beberapa toko beragam, mulai dari baju kaus, kaca mata pantai sampai boneka pun dijual disini. hargapun beragam, ada toko yang menjual dengan harga pas, ada juga toko yang menjual sovenir dengan harga yang boleh ditawar. Jadi saat belanja oleh-oleh, untuk mendapatkan barang yang bagus dan murah tergantung dari sahabat travellist dalam memlih toko.
 

Salah satu tempat yang menarik perhatianku adalah Le Bridge Cafe. Cafe ini ada di tengah laut! Dengan jembatan yang super panjang dari tepi pantai, dibuat dari papan dan menawarkan suasana pinggir pantai yang cuantik. Bangunan cafenya sendiri menggunakan struktur bentang lebar membran, yang menyerupai tenda. Jadi kakau sahabat travellis berwisata ke Ancol, sempatkan juga untuk mampir ke Cafe ini, karena sepanjang perjalanan dari tepi pantai menuju ke bangunan cafe itu bener-bener bagus, sahabat travellist bisa merasakan segarnya angin laut yang asin bertiup dan cocok banget untuk untuk menenangkan pikiran. Makanan yang diatwarkan cafe ini lebih kebarat-baratan, tapi tenang, semua makanannya dijamin enak dan cocok untuk dimakan bareng keluarga.

Setelah puas di Le Bridge Cafe, sahabat tarvellist bisa bersantai di pinggir pantai bersama keluarga atau mencoba beberapa wahana di Dufan. Aku dan sepupuku milih untuk menyewa sepeda trus keliling Ancol. Untuk harga sewa sepedanya aku lupa berapaan, karena waktu itu aku download aplikasi  ourbike dan bisa sewa sepeda gratis untuk yang single goesnya. 



Rute untuk jalan-jalananya kita random aja, kita keliling sampai ke tempat awal kita mulai. Sekali-sekali kita mampir ketoko buat beli minum, terus jalan lagi, dan kalau liat toko sovenir yang jual barang yang kita cari, kita berenti lagi buat beli. Di toko sovenir juga kita banyak ketemu sama turis luar, yang nanya dimana sewa sepeda atau dimana tempat kita beli topi yang kita pake. Keliling Ancol sambil sepedaan ternyata lumayan seru, panas pun gak jadi masalah. 

Terakhir kita foto-foto dulu sebelum balik ke Tangerang. Hampir tiap sudutnya Ancol bisa dijadiin spot foto yang bagus bareng keluarga, apalagi Kalo perginya bareng adek yang masih kecil. Spot foto buat mereka banyak banget dan lucu-lucu.





Samapi disini dulu cerita perjalananku ke Ancol bareng keluargaku. Semoga artikel ini bermanfaat dan bisa menginspirasi destinasi jalan-jalan sahabat travellist bareng keluarga di akhir taun ini.



Komentar

  1. Balasan
    1. Insya allah secepetnya kk. Lagi nulis travelling pas d sumbar. Ditunggu ya

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mengenal Rumah Tradisional Lamban Tuha

Kuliner Pagi di Pasar Kuto Palembang

Berwisata Heritage di Kampung Arab Al-Munawar

Kampung Inggris part.1 : Rencana berangkat ke Kampung Inggris